Jumat, 04 Oktober 2013

Kisah Sukses Andi Sadha, Managing Partner Activate Media

Kisah Sukses Andi Saha Managing Partner Active Media

Andi Sadha yang lulus dari Oklahoma University memulai kariernya pada tahun 1996 di Ogilvy sebagai Media Planner. Pada tahun 2002 bersama beberapa orang teman, Andi membentuk Activate Media yang sekarang menjadi salah satu Leading Media Specialist di Indonesia.

Activate yang tadinya berjumlah hanya 6 orang, sekarang sudah memiliki 90 orang karyawan. Perkembangan pesat ini terjadi dalam waktu 8 tahun. Activate yang sudah memiliki klien-klien besar dalam berbagai industri. Andi sendiri telah dianugrahi sebuah Media Person Award pada 2007 oleh majalah advertising di Indonesia, Cakram. Selain itu,
Andi juga masuk dalam daftar 100 Indonesia Youngsters Inc 2010 versi majalah SWA yang terbit pada Mei 2010 lalu.

Awal kariernya dimulai di Jakarta. Andi yang tadinya tinggal di Bali, setelah lulus kuliah dari Amerika dan kembali ke Indonesia, ingin tinggal di Jakarta. Namun, saat itu dia tidak tahu mesti tinggal dimana. Untungnya roommate Andi waktu di Amerika berbaik hati dan menawarkan Andi untuk tinggal di rumahnya.

Dari zaman kuliah, Andi sudah memiliki passion untuk bekerja di dunia advertising. Nah, ketika lulus kuliah, lagi-lagi dia beruntung. Seorang teman yang sudah lebih dulu bekerja di sebuah advertising agency mengirimkan Andi daftar 20 agencies terbaik. Andi kemudian mulai mengirimkan resume ke 20 perusahaan tersebut.

Dari situ Andi mendapatkan panggilan interview di Ogilvy. Dengan background pendidikan marketing, Andi masuk di entry level sebagai Account Executive. Meski lulusan Amerika, dia tidak malu untuk memulai karirnya dari nol. Dia bekerja sambil belajar selama 3 tahun di Ogilvy, kemudian pindah ke Starcom.

Ketika di Starcom, Andi mulai berpikir untuk memulai bisnis sendiri. Dia tidak ingin menghabiskan sisa hidupnya kerja dengan orang lain di media agency. Namun, pada saat yang sama, tawaran yang cukup menggiurkan datang dari former bosnya di Ogilvy. Andi diminta untuk kembali ke Ogilvy untuk memimpin Account Department, tapi dia memutuskan untuk memulai bisnis dengan beberapa mitra bisnisnya.

Lucunya, ketika bisnis itu sudah dibentuk, pada hari pertama bekerja, masuk kantor, duduk, lalu menyalakan computer, Andi bingung apa yang harus dia perbuat. Dia dan partner bisnisnya memang sama-sama punya pengalaman banyak, tetapi mereka lupa ada sesuatu yang terlupakan, mereka pada waktu itu belum memiliki klien!

Selama 3 bulan pertama, Andi dan partnernya mendatangi kurang lebih 22 klien. Mereka sibuk mencari kesempatan untuk mendapatkan klien pertamanya. Respons dari semua klien yang didatangi selalu sama, mereka senang dengan presentasi Andi, tetapi meeka belum ingin pindah dari media agency yang mereka pakai saat itu.

Next Page

0 komentar:

Posting Komentar