Rabu, 02 Oktober 2013

Kisah Sukses Andrew Darwis, Founder dan Chief Technical Officer KasKus

Kisah Sukses Andrew Darwis, Founder dan Chief Technical Officer KasKus

Pasti banyak orang yang penasaran bagaimana awal mulanya KasKus, the biggest online community in Indonesia, lahir. Namun, saya yakin kamu sudah tahu siapa orang yang menciptakan KasKus. Dia adalah Andrew Darvis, lulusan dari Art Institute of Seatle, Jurusan Multimedia dan Web Design. Selain itu dia juga lulusan Master of Computer Science dari Seatle University, Amerika Serikat.

Ketika lulus SMA tahun 1998, Andrew yang memang sudah memiliki minat kearah web design, berusaha mencari sekolah yang tepat dengan jurusan tersebut. Namun, menurutnya, di Indonesia belum ada yang bagus saat itu. Melalui rekomendasi seorang teman, Andrew pun nekat terbang ke Amerika untuk melanjutkan kuliahnya.

Ketika di Seatle,
dia melihat banyaknya anak Indonesia yang homesick alias kangen sama Indonesia. Dia pun bersama kedua temannya berpikir untuk membuat sebuah website sejenis new portal yang didedikasikan untuk anak-anak Indonesia. Tujuannya? Supaya mereka bisa tambah dekat dengan Indonesia. Bagaimana caranya? Merekapun mulai mencari berita tentang Indonesia dari CNN dan beberapa sumber lainnya. Lalu, mereka terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan mereka posting di-websitenya. KasKus pun lahir.

Akan tetapi, cara kerja seperti itu ternyata cukup melelahkan. Di tengah tugas sekolah yang cukup banyak mereka harus menyisihkan waktu untuk mengelola web tersebut. Selain menyita waktu, apa yang mereka lakukan saat itu memang tidak menghasilkan uang.

Tidak lama kemudian, kedua teman Andrew menganggap hal yang mereka lakukan hanya buang-buang waktu. Andrew pun tinggal sendirian untuk mengurus web tersebut. Dari situ, Andrew mengubah konsep KasKus menjadi semacam komunitas, forum board; dimana orang bisa saling berinteraksi, post artikel dan sebagainya.

Andrew pun kemudian membeli sebuah software yang bisa membantunya mengelola web. Software ini bisa menghitung secara otomatis berapa orang yang berkunjung, mengatur posting, reply dan yang lainnya. Situs tersebut awalnya hanya dikunjungi oleh teman-teman Andrew di Seatle, antara 5 – 10 orang dan awalnya yang heboh adalah forum game-nya. Tidak heran, karena pada saat itu memang lagi ngetop-ngetopnya game yang namanya Counter Strike. Seiring berjalannya waktu, user-pun mulai bertambah. Perubahan strategi yang awalnya sebagai news portal menjadi online community membuat tugas Andrew semakin lebih ringan. Dia tinggal memanage server dan forum nya saja. Dia tidak perlu mencari berita untuk isi content sampai sekarang. Lantas, kenapa Andrew memilih nama KasKus? Temukan jawaban di artikel selanjutnya.

0 komentar:

Posting Komentar