Prev Page
Lantas mengapa Andrew memilih nama KasKus? Karena tujuan awalnya adalah untuk membuat website yang dikunjungi banyak orang setiap hari, sama seperti kakus (kamar mandi) yang sudah pasti dikunjungi orang setiap hari. Dari situlah terinspirasi nama KasKus. Namun KasKus sendiri adalah singkatan dari Kasak Kusuk yang memang menjadi tujuan KasKus sendiri; menjadi wadah membernya untuk berkasak-kusuk.
Lantas mengapa Andrew memilih nama KasKus? Karena tujuan awalnya adalah untuk membuat website yang dikunjungi banyak orang setiap hari, sama seperti kakus (kamar mandi) yang sudah pasti dikunjungi orang setiap hari. Dari situlah terinspirasi nama KasKus. Namun KasKus sendiri adalah singkatan dari Kasak Kusuk yang memang menjadi tujuan KasKus sendiri; menjadi wadah membernya untuk berkasak-kusuk.
Andrew juga tidak pernah
membuat budget untuk marketing dan pasang iklan. Yang menjadi prioritasnya
adalah memastikan server berjalan dengan baik dan kalau kapasitasnya sudah
penuh, baru di-upgrade. Animo ber-kaskus terus bertambah.
Sementara sampai tahun 2004, Andrew masih belum memikirkan pemasukan dari KasKus. Untuk mengoperasikan KasKus, Andrew masih hanya mengandalkan uang yang dia peroleh ketika bekerja di salah satu perusahaan internet sebagai seorang programmer.
Sementara sampai tahun 2004, Andrew masih belum memikirkan pemasukan dari KasKus. Untuk mengoperasikan KasKus, Andrew masih hanya mengandalkan uang yang dia peroleh ketika bekerja di salah satu perusahaan internet sebagai seorang programmer.
Seorang teman kemudian
mengatakan kepada Andrew untuk memakai jasa agensi iklan untuk web. Andrew pun
mengikuti saran temannya itu. Jadi, dia bisa dapat uang untuk setiap orang yang
meng-klik banner iklan yang ada di KasKus. Sejak itu, KasKus mulai ada
pemasukan. Sebulan mulai mendapat US$ 200 dan seiring berjalannya waktu, income-nya
bertambah terus, menjadi US$ 400, US$ 800 dan seterusnya.
Andrew pun semakin semangat
. Dia mulai menambah server. Namun pemasukan yang didapat KasKus dari iklan
seperti kejar-kejaran dengan keperluan untuk menambah infrastrukturnya. Uang
yang masuk pasti keluar lagi, ya itu tadi, untuk membeli server lagi supaya
KasKus bisa terus online dengan sempurna. Sampai saat ini, menurut Andrew
KasKus sudah memiliki 42 server dan itupun masih kurang. Masih harus ditambah
terus.
Meskipun banyak kendala
yang harus dialami sejak pertama kali dia menciptakan KasKus, Andrew tidak
pernah menyerah dalam mewujudkan visi dan passion-nya. Layaknya seorang
entrepreneur, dia sungguh orang yang mampu melihat ke depan. Kala itu, dia
telah melihat apa yang belum dilihat oleh kebanyakan orang; besarnya potensi di
dunia online.
Andrew mungkin pernah hampir
menyerah, namun, instingnya berkata lain. Terutama jika memasuki tahun
ke-empat, dia melihat KasKus sudah mulai berkembang. Dengan hanya bermodal
nekat, dan melakukan semuanya sendirian, Andrew-pun tetap bertahan dan tidak
quit. Pada tahun 2007, Andrew mengundurkan diri sebagai programmer di
lyrics.com demi mengurusi KasKus secara full time. Kala itu Andrew tinggal di
apartemen kecil. Di sebuah kamar berukuran 2 x 3 meter dan setiap hari
kerjaannya mengelola KasKus.

0 komentar:
Posting Komentar